Pejuang HAM 2008 ” Aminatou Haidar”

Polisario Representative (Australia, New Zealand,Timor Timur and Wanuatu)

Polisario Representative (Australia, New Zealand,Timor Timur and Wanuatu)

Suatu pagi, Kamal Fadel, kepala perwakilan Western Sahara untuk Australia, New Zealand, Timor Timur dan Wanuatu mengirim kabar padaku lewat email, tentang seorang pejuang Hak Asasi Manusia dari Western Sahara bernama Aminatou Haidar. Haidar, seorang perempuan tangguh dan berani, yang menghabiskan usianya bertahun-tahun dalam penjara, dan mendapat julukan Sahrawi Gandhi karena memperjuangkan hak menentukan nasib sendiri bagi Sahara Barat dengan jalan damai tanpa kekerasan, ia telah merebut hati dunia dengan memenangkan penghargaan Robert F. Kennedy Award sebagai Pejuang HAM 2008. Upacara pemberian anugrah  akan  diselenggarakan pada tanggal 13 Nopember 2008.

Sebagaimana yang tertuang dalam rilis yang dikeluarkan oleh pihak panitia, Haidar mendapatkan penghargaan tersebut karena keberanian dan usahanya yang luar biasa untuk memberikan dukungan bagi perjuangan rakyat Sahara Barat untuk menentukan nasib sendiri dari penguasaan Maroko. Dedikasi dan kepemimpinan Haidar yang memilih jalan gerakan tanpa kekerasan – non violent movement- dalam upayanya memperjuangkan kemerdekaan dan HAM membuatnya harus masuk penjara tanpa pengadilan diusia yang sangat muda, 21 tahun.

mengalami kehidupan yang mengerikan selama beberapa tahun di penjara tidak membuat Haidar patah hati dan memutuskan jiwa kejuangannya, tapi sebaliknya ia kembali dan kembali lagi untuk memimpin aksi demonstrasi secara damai. Haidar yang mendapat julukan Gandhi Sahara Barat ini telah mengetuk hati dunia, setidaknya dalam pandangan Robert F.Kennedy Memorial, bahwa ia layak menyandang penghargaan sebagai pejuang HAM 2008.

Terima kasih untuk Fadel yang telah berbagi informasi sangat berharga. aku berpikir (atau tepatnya membayangkan), kapan bisa membawa perempuan tangguh ini untuk berbagi cerita tentang Western Sahara. tahun 1955, Indonesia memberikan inspirasi perjuangan Asia-Afrika untuk bebas dari penjajahan. Dan menurut Fadel, seluruh negara-negara Afrika yang mengikuti konferensi berhasil memerdekakan dirinya dari penjajahan. tapi ada satu yang tertinggal, yaitu Sahara Barat-Western Sahara. Dan inspirasi itu, spirit itu, saya kira, masih tetap kita miliki dalam berbagai rupa dan bentuknya.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.